Desain Baru macOS Yang Semakin Mirip iOS

 
 
    Apple turut memperkenalkan macOS Big Sur di WWDC 2020. OS ini membawa desain baru yang semakin mirip iOS.
    Dengan tampilan yang modern, peningkatan besar pada aplikasi utama dan fitur privasi baru. SVP of Software Engineering Apple, Craig Federighi mengatakan, "Kami piker semua orang akan menyukai pengalaman baru yang ditawarkan oleh macOS Big Sur".
    macOS Big Sur memberikan desain baru yang membuat navigasi lebih mudah, serta menempatkan lebih banyak kontrol di ujung jari user.
    Ikon di Dock dirancang agar lebih konsisten dengan ikon di seluruh ekosistem Apple serta mempertahankan ciri khas Mac sendiri. Tombol dan control muncul saat akan digunakan dan otomatis hilang saat tidak digunakan beberapa saat.
    Apple menghadirkan Control Center yang memberikan akses cepat ke kontrol langsung dari desktop. Dan ada Notification Center yang lebih interaktif dan dilengkapi dengan widget.
Navigasi pun lebih cepat, selain itu pengaturan tabs kian mudah. Safari pun memberikan preview halaman dengan cepat saat cursor diarahkan ke atas tab.
    User dapat menyesuaikan halaman awal baru dengan background dan bagian seperti Daftar Bacaan dan Tab iCloud. Safari dapat mendeteksi dan menerjemahkan seluruh halaman web dari tujuh bahasa hanya dengan satu klik.
    Dukungan ekstensi ditingkatkan, selain itu fitur privasi tidak kalah ditonjolkan. Safari melindungi aktivitas penjelajahan di seluruh web.
    User dapat memilih kapan dan di situs web mana ekstensi Safari dapat bekerja. Selain itu terdapat tools yang memantau dan mengungkapkan informasi kata sandi.
    macOS Big Sur versi developer beta sudah tersedia. Dan pada bulan Juli akan dirilis public beta, sementara versi final sekitar bulan September mendatang.

Komentar